Rabu, 28 Desember 2011

PRESTASI HARUS NAIK

BOGOR–Dua kali penyelenggaraan Honda DBL West Java Series West Region (2010 dan 2011), tim basket SMAN 7 Bogor hanya berhasil finis di babak semifinal. Kondisi tersebut memecut semangat anak-anak SIEBEN -sebutan SMAN7 Bogor- untuk tampil sebagai juara pada Honda DBL West Java Series West Region 2012.

Dengan segala daya dan upaya, mereka telah menyiapkan tim terbaik untuk mengikuti even basket bergengsi tingkat pelajar di tanah air itu pada 28 Januari mendatang. Bahkan, jauhjauh hari sebelum turnamen ini kembali digaungkan, sekolah yang diarsiteki Nurpian Samsi tersebut telah intensif menjalani latihan. Ini merupakan bagian dari persiapan tim membidik target juara di Honda DBL nanti.

Mulai latihan fisik sampai pemantapan skill dan kekompakan permainan, terus digenjot. “Persiapan tim yang akan tampil di DBL nanti terus digenjot, baik skill maupun fisik. Tapi tak ada materi khusus, semua latihan seperti biasa,” ujar Nurpian kepada Radar Bogor, kemarin.

Untuk latihan sendiri, lanjutnya, masih dalam tahap pemantapan melalui latih tanding dengan tim lain untuk melihat hasil latihan selama ini. Jika ada kekurangan, akan langsung diperbaiki, terutama menyangkut mental pemain. Jadwal latihan, lanjutnya, seminggu hanya enam kali mulai Senin sampai Sabtu. Di dalamnya diselingi fisik dengan joging guna menjaga stamina pemain agar tetap fit.

Ketika ditanya strategi bertanding nanti, Pian -panggilan akrabnya- mengaku akan berjalan situasional di lapangan dan tidak difokuskan secara khusus. Meski begitu, akunya, ia telah mempersiapkan strategi baru. “Intinya kita akan tampilkan permainan terbaik, karena ini merupakan tahun keempat SMAN 7 mengikutinya. Prestasi harus naik,” tegasnya.

Pian menambahkan, acara DBL merupakan agenda resmi yang wajib diikuti SMAN 7. Karena selain bermanfaat menuangkan bakat, juga menjadi prestasi membanggakan bisa ikut serta dalam liga pelajar terbesar di Indonesia itu, terutama bagi tim cowok. Sedangkan tim cewek, ujarnya, memang baru tahun kedua mengikuti DBL tapi sudah menunjukkan gaungnya. Untuk itu, ia berharap tak hanya tim cowok yang menjadi juara, tim cewek punmengikuti jejaknya.

Sementara itu, Manajer SMAN 7 Bogor, Muhamad Nurifa mengatakan, banyak PR yang harus dikerjakan timnya, terutama dalammasalah stamina dan akurasi tembakan.

Soal target, ia mengaku tak terlalu muluk. Bisa masuk semifinal saja, tuturnya, sudah luar biasa. Tapi, menjadi juara tetap menjadi bidikan utama. Ketika ditanya soal lawan berat nanti, ia menyebut SMA Mardiyuana, SMAN 5 dan Regina Pacis. “Mereka tak bisa dianggap re meh, untuk itu kita harus berjuang keras untuk mengalahkan mereka,” tandasnya.


EmoticonEmoticon