SEPEDA SANTAI: Sejumlah warga bersepeda santai melintasi Jalan Sudirman, Kota Bogor, beberapa waktu lalu.
BOGOR-Bersepeda merupakan aktivitas fisik yang sehat, murah dan cocok untuk menjaga kesehatan. Selain berolahraga, bersepeda juga sebagai pengganti transportasi menuju lokasi kerja ataupun pergi ke sekolah.Dalam bersepeda, organ yang bekerja adalah bagian jantung dan paru-paru, sehingga diperlukan perhatian yang lebih untuk tetap fit dalam menjalani aktivitas usai bersepeda.
Nyeri dada yang khas pada penyakit jantung, umumnya terjadi saat beraktivitas, seperti olahraga. Atau kegiatan sehari-hari lainnya seperti naik tangga dan jalan kaki.
Nyeri dada itu biasanya akan berkurang atau menghilang bila kita menghentikan aktivitas. Apakah sudah cukup pemanasan atau warming up yang dilakukan. Bila belum, lakukanlah pemanasan yang cukup sebelum berolahraga sehingga otot-otot menjadi relaksasi dan tidak mudah menjadi tegang atau kram.
“Karena pada saat kita berolahraga atau melakukan kegiatan lain, tubuh kita membutuhkan suplai darah yang semakin bertambah sehingga jantung kita pun harus bekerja lebih berat lagi dan bila suplai darah ke sel-sel jantung kurang atau terganggu maka akan menimbulkan nyeri dada,” ujarnya Dr. Tjatur Yoga Utama Spesialis Jantung dari Poliklinik Afiat RS PMI Bogor, kemarin.
Nyeri dada memang harus diwaspadai. Nyeri merupakan alarm adanya gangguan kesehatan serius, misalnya tukak lambung atau adanya robekan di aorta yang merupakan pembuluh utama pada jantung.
“Penyebab nyeri dada mungkin bukan serangan jantung tapi bisa menjadi sesuatu yang serius,” tambah Dr. Tjatur Bila keluhan masih tetap ada atau makin bertambah, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
EmoticonEmoticon