BAKAL NGETREND: Model rambut Faux Bob seperti model di samping diyakini menjadi trendsetter hias rambut pada tahun ini.
BOGOR-Tren gaya rambut memang kerap berubah dan selalu saja ada yang baru. Tapi ada gaya yang selalu hidup pada setiap zaman. Yakni gaya rambut faux bob.Dika Dwitia, pemilik salon Victoria di kawasan Ciapus Bogor Selatan mengatakan, model rambut faux bob akan booming pada 2012. Faktor kenyamanan menjadi salah satu alasan kemunculan kembali gaya yang pernah ngetren di pertengahan 2008-2009 ini.
“Faux bob pasti jadi tren di tahun ini. Modelnya kelihatan simpel, tapi sebenarnya sangat nyaman. Perawatannya pun begitu mudah dan praktis,” ungkapnya kepada Radar Bogor, kemarin.
Menurut Dika, model rambut ini memang tak ada habisnya, sebab bisa memberikan kesan modern dan elegan kepada pencintanya. Model bob adalah rambut yang dipotong pendek, antara bahu dan telinga, lalu dilengkungkan menyerupai mahkota jamur.
Gaya rambut ini dipopulerkan oleh hair dresser dari Vidal Sassoon, salon dan akademi yang biasa dijadikan acuan bagi para penata rambut seluruh dunia. Variasi bob memang beragam, tentu saja pengembangannya tergantung pada kreativitas sang penata rambut.
Seperti variasi belakang yang digunting pendek, tapi bagian depan lebih panjang.
“Gaya ini sangat cocok bagi wanita yang selalu tampil dinamis. Baik dengan model pendek atau fake (menggunakan wig atau digulung ke dalam),” jelasnya.
Gaya rambut bob memang tidak bisa diaplikasikan pada semua jenis rambut atau bentuk wajah. Namun sangat cocok untuk bentuk wajah oval.
Apabila tulang pipi sedikit chubby, Anda bisa memilih variasi guntingan panjang di depan. Sedangkan bentuk wajah tirus atau segitiga harus bob yang bervolume, dan bagian depan sedikit lebih tipis.
“Semua jenis gaya rambut harus disesuaikan dengan bentuk wajah dan tekstur rambut. Jenis rambut yang cocok untuk potongan bob adalah yang tebal atau helai rambut kasar.
Bila rambutnya halus dan tipis maka jadi melayang-layang. Model bob yang bagus memang harus menyerupai bentuk jamur,” katanya. Nah, agar kesan jamur kian melekat, sebaiknya jangan mewarnai rambut dengan warna terang atau highlight.
EmoticonEmoticon