JAKARTA-Dukungan bagi Dahlan Iskan untuk maju sebagai Ketua Umum PSSI terus berdatangan.
Setelah seluruh pe megang suara di Jawa Timur, kini pemegang suara di Jakarta yang aka n mengusung Dahlan untuk maju se bagai orang nomor satu di PSSI. Pemegang suara tersebut adalah Pengurus Provinsi DKI Jakarta, Per sija Jakarta dan Persitara Jakarta Utara.
“Setelah melihat karut-marut sepak bola nasional yang sudah mengkristal saat ini, Persija berpikir Dahlan Iskan merupakan sosok yang tepat, sangat netral, tidak berpolitik. Sekarang terkesan ada kubu-kubuan dan saya yakin Dahlan Iskan bisa memberantas kubu-kubu tadi. Kami yakin beliau menjadi sosok pemersatu persepakbolaan nasional,” ujar Ketum Persija, Ferry Paulus, dalam konferensi pers di kantor Pengprov PSSI DKI Jakarta, Jumat (6/1).
“Kami sudah bertemu beliau dan dari bahasa tubuhnya, beliau bersedia. Beliau siap untuk memajukan sepak bola nasional,” tambah sesepuh Persija, Mahfudin Nigara.
Sementara itu, Ketum Pengprov DKI Jakarta Hardi Hasan mengatakan bahwa pihaknya sudah sejak lama mengamati sepak terjang Dahlan Iskan. Menurutnya, pria yang sekarang menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut merupakan pemimpin yang besar.
“Sosok Dahlan Iskan punya track record yang baik, pekerja keras dan punya akses yang jauh. Selain itu, beliau sudah lama bergelut di sepak bola. Untuk itu, memilih Dahlan Iskan dalam Kongres Luar Biasa 6 Maret nanti merupaka harga mati,” kata Hardi.
Namun, masih ada kendala bagi Dahlan maju sebagai Ketum PSSI. Posisinya sebagai Menteri BUMN membuat dirinya harus meminta izin terlebih dahulu kepada Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. Ternyata fakta ini tak membuat para pengusungnya undur diri.
“Saya punya intuisi presiden akan beri restu, karena masalah sepak bola bisa merusak stabilitas nasional. Melihat pengurus PSSI yang tidak benar dalam mengurus sepak bola kita tentu akan berdampak negatif pada hal itu,” ungkap Ferry.
Setelah seluruh pe megang suara di Jawa Timur, kini pemegang suara di Jakarta yang aka n mengusung Dahlan untuk maju se bagai orang nomor satu di PSSI. Pemegang suara tersebut adalah Pengurus Provinsi DKI Jakarta, Per sija Jakarta dan Persitara Jakarta Utara.
“Setelah melihat karut-marut sepak bola nasional yang sudah mengkristal saat ini, Persija berpikir Dahlan Iskan merupakan sosok yang tepat, sangat netral, tidak berpolitik. Sekarang terkesan ada kubu-kubuan dan saya yakin Dahlan Iskan bisa memberantas kubu-kubu tadi. Kami yakin beliau menjadi sosok pemersatu persepakbolaan nasional,” ujar Ketum Persija, Ferry Paulus, dalam konferensi pers di kantor Pengprov PSSI DKI Jakarta, Jumat (6/1).
“Kami sudah bertemu beliau dan dari bahasa tubuhnya, beliau bersedia. Beliau siap untuk memajukan sepak bola nasional,” tambah sesepuh Persija, Mahfudin Nigara.
Sementara itu, Ketum Pengprov DKI Jakarta Hardi Hasan mengatakan bahwa pihaknya sudah sejak lama mengamati sepak terjang Dahlan Iskan. Menurutnya, pria yang sekarang menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut merupakan pemimpin yang besar.
“Sosok Dahlan Iskan punya track record yang baik, pekerja keras dan punya akses yang jauh. Selain itu, beliau sudah lama bergelut di sepak bola. Untuk itu, memilih Dahlan Iskan dalam Kongres Luar Biasa 6 Maret nanti merupaka harga mati,” kata Hardi.
Namun, masih ada kendala bagi Dahlan maju sebagai Ketum PSSI. Posisinya sebagai Menteri BUMN membuat dirinya harus meminta izin terlebih dahulu kepada Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. Ternyata fakta ini tak membuat para pengusungnya undur diri.
“Saya punya intuisi presiden akan beri restu, karena masalah sepak bola bisa merusak stabilitas nasional. Melihat pengurus PSSI yang tidak benar dalam mengurus sepak bola kita tentu akan berdampak negatif pada hal itu,” ungkap Ferry.
EmoticonEmoticon