Jumat, 06 Januari 2012

Hotel Malas Bayar Zakat

RAMAI: Banyaknya pengusaha yang mendirikan penginapan dan restoran membuat kawasan Puncak semakin padat.
CISARUA–Keberadaan se­jumlah hotel, tempat wisata dan hiburan di kawasan Puncak, dinilai belum sepenuhnya memberikan manfaat, terutama untuk zakat dan sedekah.

“Di Puncak belum terserap sepenuhnya, padahal banyak pe­rusahaan besar,” ujar Ketua Bazis Kabupaten Bogor, Syaiful Sardi kepada Radar Bogor, kemarin.

Ia menegaskan, akan membentuk tim sosialisasi untuk menyentuh sektor industri dan pariwisata di kawasan Puncak dalam me­ningkatkan zakat.

Tim tersebut nantinya akan bergerak sporadis, menyosialisasikan zakat kepada para pengelola areal wisata, hotel dan tempat-tempat hiburan. Dengan begitu, diharapkan keberadaan industri pariwisata di kawasan Puncak juga memberi kontribusi dan manfaat bagi umat.

Selain itu, tim juga akan bekerja optimal melakukan sosialisasi zakat profesi dan zakat mal, ke perusahaan serta SKPD di seluruh Kabupaten Bogor.

Setelah data terkumpul, unit pe­ngum­pul zakat (UPZ) mengambil alih tugas dengan menerima zakat dari muzaki (pemberi zakat) untuk disampaikan kepada mustahik (penerima zakat). “Kita juga berupaya agar muzaki memper­cayakan Bazis sebagai penyalur zakat mereka,” katanya.

Ia berjanji, akan mengoptimalkan kembali dua program utama, yakni program zakat yang bersifat konsumtif dan produktif. Untuk zakat produktif, Bazis akan memberikan zakat kepada para industri kecil dalam bentuk permodalan.

Harapannya, agar para penerima zakat dapat memperbaiki tingkat kesejahteraan hidupnya dan berbalik menjadi pemberi zakat.

“Zakat itu sifatnya mendidik untuk berubah lebih baik. Karenanya, kami berupaya melalui zakat, bagaimana para mustahik bisa menjadi muzaki,” ucapnya.

Ia menegaskan, untuk menyuk­seskan berbagai program tersebut diharapkan adanya kerja sama dari berbagai pihak, termasuk media untuk memublikasikan trans­paransi pengelolaan zakat.

Terlebih, Bazis Kabupaten Bogor ingin mengejar ketertinggalan daerah lain yang telah meng­gencarkan serangkaian program untuk menyerap zakat.

“Tahun kemarin Rp3 miliar yang terserap. Tentunya tahun ini kami akan berupaya sekuat tenaga untuk meningkatkan penyerapan dan penyaluran zakat,” tandasnya.


EmoticonEmoticon