BOGOR-Antusias masyarakat mengirim dukungan untuk tujuh calon walikota Bogor versi pembaca Radar Bogor kian tinggi. Hingga sepekan penyelenggaraan, sudah ada lima ribu kupon masuk ke meja redaksi dengan dukungan mayoritas untuk Nanny Ratnawati.
Pada perhitungan kemarin, suara untuk Untung Kurniadi naik pesat dengan tambahan 200 suara masuk. Suara pria yang kini menjabat Ketua Badan Pengawas PD Pasar PakuanJaya ini mampu menggeser posisianggota DPRD Jawa Barat, Lalu Suryade di posisi tiga besar.
Meski terbilang antusias, tim polling Radar Bogor kembali mengingatkan pengirim untuk lebih memperhatikan ketentuan pengiriman. Salah satunya, jumlah kupon yang tak boleh lebih dari satu dukungan untuk calon. Karena jika ada lebih dari satu dukungan masuk, hanya satu yang dihitung.
“Misalnya ada lima kupon dukungan ber-KTP untuk calon A. Kita tak hitung lima suara, tapi hanya satu. Jadi sayang kalau kuponnya terbuang. Mendingdisimpan untuk kiriman keesokan harinya,” ujar koordinator tim polling Radar Bogor, Benny Irawan.
Benny terus mengajak pembaca untuk memberikan dukungan kepada calon walikota favoritnya. Karena polling ini dapat menjadi barometer dukungan masyarakat terhadap calon. “Memang calon-calon ini belum tentu tampil di kancah pilkada yang sebenarnya nanti. Tapi paling tidak kandidat yang ingin bertanding (di pilkada, red) bisa mengukur sejauh mana dia dikenal oleh masyarakat yang nanti memilihnya,” kata Benny.
Hanya, Benny mengingatkan pengirim lebih teliti mengikuti ketentuan. Karena masih banyak pengirim yang tidak memenuhi persyaratan panitia. Misalnya, ada pengirim yang berasal dari luar Kota Bogor. “Polling ini kan untuk memilih walikota Bogor. Jadi yang mengirimnya, ya harus warga Kota Bogor. Kalau ada pengirim dari luar Kota Bogor, akan kita abaikan,” jelasnya.
Para pembaca Radar Bogor atau simpatisan calon yang mengirim kupon dukungan pada poling ini akan diberikanhadiah menarik oleh panitia. Di antaranya sepeda, meskin cucu, dan telepon genggam. Rencananya pengundian periode II dilaksanakan awal Februari 2012. “Jadi, ayo kirim dukungan sebanyak-banyaknya,”ujar Benny.
Pada perhitungan kemarin, suara untuk Untung Kurniadi naik pesat dengan tambahan 200 suara masuk. Suara pria yang kini menjabat Ketua Badan Pengawas PD Pasar PakuanJaya ini mampu menggeser posisianggota DPRD Jawa Barat, Lalu Suryade di posisi tiga besar.
Meski terbilang antusias, tim polling Radar Bogor kembali mengingatkan pengirim untuk lebih memperhatikan ketentuan pengiriman. Salah satunya, jumlah kupon yang tak boleh lebih dari satu dukungan untuk calon. Karena jika ada lebih dari satu dukungan masuk, hanya satu yang dihitung.
“Misalnya ada lima kupon dukungan ber-KTP untuk calon A. Kita tak hitung lima suara, tapi hanya satu. Jadi sayang kalau kuponnya terbuang. Mendingdisimpan untuk kiriman keesokan harinya,” ujar koordinator tim polling Radar Bogor, Benny Irawan.
Benny terus mengajak pembaca untuk memberikan dukungan kepada calon walikota favoritnya. Karena polling ini dapat menjadi barometer dukungan masyarakat terhadap calon. “Memang calon-calon ini belum tentu tampil di kancah pilkada yang sebenarnya nanti. Tapi paling tidak kandidat yang ingin bertanding (di pilkada, red) bisa mengukur sejauh mana dia dikenal oleh masyarakat yang nanti memilihnya,” kata Benny.
Hanya, Benny mengingatkan pengirim lebih teliti mengikuti ketentuan. Karena masih banyak pengirim yang tidak memenuhi persyaratan panitia. Misalnya, ada pengirim yang berasal dari luar Kota Bogor. “Polling ini kan untuk memilih walikota Bogor. Jadi yang mengirimnya, ya harus warga Kota Bogor. Kalau ada pengirim dari luar Kota Bogor, akan kita abaikan,” jelasnya.
Para pembaca Radar Bogor atau simpatisan calon yang mengirim kupon dukungan pada poling ini akan diberikanhadiah menarik oleh panitia. Di antaranya sepeda, meskin cucu, dan telepon genggam. Rencananya pengundian periode II dilaksanakan awal Februari 2012. “Jadi, ayo kirim dukungan sebanyak-banyaknya,”ujar Benny.
EmoticonEmoticon