Jumat, 06 Januari 2012

KNPI Sindir Pemkot Bangga Dikunjungi Pelajar BOGOR–Keberadaan Museum Perjuangan Bogor masih dirasakan kurang per

BOGOR–Keberadaan Museum Perjuangan Bogor masih dirasakan kurang perhatian. Hal itu diakui Ketua DPD KNPI Kota Bogor, M Ridho Suganda.

Edo pun sempat menyindir Pemkot Bogor yang dinilai masih belum memper­hatikan keberadaan museum tersebut. Terutama dalam me­ngenalkan sejarah perjuangan para pahlawan kepada generasi muda saat ini.

“Contohnya, pemberian pelajaran tentang sejarah perjuangan di sekolah-sekolah, sebagian ada yang dikurangi maupun dihilangkan dari kurikulum.

Materi pelajaran tentang sejarah perjuangan banyak yang sudah tak diberikan lagi kepada anak sekolah,” ujarnya.

Padahal, kata dia, keberadaan Museum Perjuangan bisa menjadi satu cara untuk mengenalkan kembali nilai-nilai perjuangan bangsa. Namun, eksistensinya belum mampu dioptimalkan.

“Kalau dilihat, banyak museum yang dikelola suatu lembaga atau yayasan. Kondisi ini tentu akan menyulitkan pengelola untuk mengurus atau merawat museum karena keterbatasan dana operasional,” kata atlet basket itu.

Untuk mengatasi hal tersebut, Edo meminta agar pemerintah daerah menyediakan alokasi dana. “Di Museum Perjuangan banyak tersimpan sejarah kepahlawanan, bukti-bukti akurat, mulai senjata yang digunakan para pejuang dan musuh. Juga alat-alat komunikasi yang dipakai saat itu,” ucapnya.

Kendati demikian, Ketua Museum Perjuangan Bogor, Mardjono mengaku bangga karena masih ada yang peduli terhadap peninggalan para pejuang. Salah satunya kunjungan sejumlah siswa sekolah.

“Mungkin kegiatan seperti ini harus sering dilaksanakan, sehingga jarak masyarakat akan lebih dekat dengan museum. Pasalnya, museum ini adalah bagian dari masyarakat Bogor,” tukasnya.


EmoticonEmoticon