MIRIP KUBANGAN: Kondisi Terminal Cibinong sungguh memprihatinkan. Lubang-lubang besar menganga dan menghambat laju kendaraan. Bila hujan turun, terminal ini lebih mirip kubangan kerbau.
CIBINONG–Kondisi Terminal Cibinong makin memprihatinkan. Namun hingga kini belum ada tindakan dari Pemkab Bogor untuk merevitalisasi terminal yang lokasinya berdekatan dengan Pasar Cibinong itu.“Dari dulu juga begini, tidak pernah ada perbaikan. Padahal setiap hari kita membayar retribusi, namun tetap saja terminalnya kumuh,” kata Sendi (35), salah satu sopir angkot nomor 32 yang biasa mangkal di terminal itu.
Sementara itu, Kepala Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ), Subiantoro mengatakan, pihaknya sudah melakukan perbaikan jalan di Terminal Cibinong tahun 2008 lalu. Namun untuk merevitalisasi terminal secara keseluruhan, pihaknya mengaku belum bisa merealisasikannya dalam waktu dekat.
Pasalnya, ungkap dia, lahan terminal yang luasnya 5000 m2 itu merupakan milik Ramayan Departement Store yang disewa dari Pemkab Bogor. “Lahan tersebut sudah disewa oleh Ramayan untuk lahan parkir mereka. Tapi kita pinjam untuk terminal sementara.
Nah, tahun 2013 mendatang, kontrak Ramayana akan habis,” ujar Subiantoro kepada Radar Bogor, kemarin.
Sehingga, pihaknya baru bisa merevitalisasi Terminar Cibinong pada tahun 2013. Setelah atau berbarengan dengan revitalisasi Pasar Cibinong.
Sedangkan dalam waktu dekat, pihaknya hanya akan mengaspal jalan terminal untuk meminimalisir kerusakan yang terjadi di sana. “Mudah-mudahan pengaspalan jalannya bisa terealisasi sebelum lebaran tahun ini,” pungkasnya.
Pantauan Radar Bogor, kemarin, ruas jalan di terminal itu hancur hingga membentuk kubangan. Tak heran jika saat hujan turun, terminal menjadi becek dans semakin menambah kesan kumuh. Di tambah lagi dengan tidak adanya fasilitas penunjang terminal seperti toilet, mushala, serta pos informasi.
EmoticonEmoticon