Senin, 05 Maret 2012

Gadis Sukaraja Tewas Dilindas Truk

TERGULING: Warga menyaksikan truk yang terguling di Cimahpar tadi malam. Truk maut itu menewaskan seorang pengendara dan menghantam rumah warga.
BOGOR–Truk pengangkut pasir terguling di Jalan Tumenggung Wiradireja, Kampung Cimahpar, RT 01/08, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, sekitar pukul 19:19 tadi malam. Kecelakaan itu menewaskan seorang gadis bernama Rohimah (24), warga Cijulangwetan, RT 05/05, Desa Cadasngampar, Kecamatan Sukaraja.

Kecelakaan maut itu berawal ketika truk dengan nopol F 8826 N bermuatan pasir melintasi Jalan Tumenggung Wiradireja dari arah Tanahbaru menuju Cimahpar. Ketika melintasi tanjakan, truk yang kelebihan muatan itu tak bisa mendaki dan mendadak mundur. Sopir truk, Pepen Ruspandi (35) berusaha mengerem lalu banting setir ke arah kanan. Nahas, truk maut itu malah menabrak motor Mio warna hijau bernopol F 2453 NQ yang dikendarai Rohimah. Tak hanya itu, truk tersebut tergelincir dan menimpa rumah warga. Sementara, Rohimah yang tergencet truk hingga tewas di tempat kejadian.

Seorang saksi mata, Kasid (27) mengatakan, saat truk mundur, ada tiga unit motor di belakang. Dua motor yang mengarah ke Cimahpar lolos, namun motor yang dikendarai Rohimah tak bisa menghindar, sehingga terseret lalu tergenjet truk.

Penjual minuman itu mengatakan, warga dan aparat kepolisian berusaha menolong korban yang tergencet, tapi nyawanya tak terselamatkan. Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit PMI Bogor.

“Korban baru pulang nganterin temannya dari Warungjambu dan sedang mengarah pulang ke rumahnya,” ujar Kasid.

Sementara itu, Raden Atik Andreani (22), keluarga pemilik rumah yang diterjang truk mengatakan, keluarganya yakni Nunung Sukaesih (38), Dea Febriana (14) dan Davira Zahra (7) sedang menonton televisi di ruang tamu saat kejadian. Sedangkan dirinya berada di rumah sebelah dan mendengar suara seperti jembatan rubuh.

Setelah dilihat ternyata sebuah truk menimpa rumahnya. Sontak saja ia berteriak dan mengecek tempat tinggalnya. Beruntung, ketiga saudaranya telah keluar melalui jendela rumah. Ia mengaku sempat melihat truk tidak kuat menanjak, sehingga sang sopir menyuruh kenek mengganjal ban. Namun, sang kenek terlambat dan truk sudah terlanjur mundur.

“Setelah kejadian saya langsung lari menangkap sopir truk dan membawanya ke kantor Kelurahan Cimahpar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kanit Laka Polres Bogor Kota, Ipda Subandi mengatakan, sopir truk, Pepen Ruspandi (35), warga Ciwidey, Bandung, telah diamankan di Polres Bogor Kota. “Kita sudah amankan sopirnya untuk dimintai keterangan,” terangnya.

Hingga pukul 23:55 tadi malam, truk masih dievakuasi jajaran Polresta Bogor Kota karena diduga masih ada satu korban yang tertimpa truk.


EmoticonEmoticon