ATRAKTIF: Tampak bocah-bocah dari salah satu sanggar yang menari mengguÂnakan iringan alat komunikasi zaman dulu.
Ada yang menarik dari acara evaluasi tarian tradisional, yang diadakan di salah satu mal di Kota Bogor. Acara yang dibuka 14 penari tradisional tersebut dikolaborasi dengan alat komunikasi zaman baheula (dulu, red). Seperti apa?LAPORAN : SAFIA ATIKA PUPUN
Siang itu di lantai dua BTM, puluhan pasang mata memperhatikan tarian yang merupakan evaluasi dari salah satu sanggar. Yang membuat pengunjung mal terpukau, dalam even itu, anak-anak menari menggunakan alat komunikasi yang saat ini sudah jarang terlihat. Alat itu adalah kulkul.
Kulkul merupakan alat komunikasi tradisional yang terbuat dari kayu atau bambu dan merupakan benda peninggalan para leluhur. Kulkul atau biasa disebut kentongan terdapat hampir di seluruh pelosok Indonesia. Sehingga, kulkul pun dijadikan alat komunikasi tradisional oleh masyarakat.
Zaman dulu, kulkul memiliki fungsi yang berkaitan erat dengan kegiatan. Seperti tanda pertemuan rutin masyarakat. Menjelang pertemuan, terlebih dulu kulkul dipukul dengan sebuah alat pemukul dari kayu. Suara kulkul akan terdengar sampai ke pelosok desa. Suara tersebut merupakan panggilan kepada warga untuk segera berkumpul di tempat yang sudah disepakati bersama.
Selain itu, kulkul juga sebagai tanda kerja. Dimana bunyi yang keluar dari kulkul juga mengandung arti untuk pengerahan tenaga kerja. Pengerahan tenaga kerja tersebut ada yang sudah direncanakan dan ada pula yang bersifat mendadak. Bentuk pengerahan tenaga kerja yang sudah direncanakan, seperti gotong royong membersihkan desa.
Sedangkan contoh pengerahan tenaga kerja yang mendadak, umumnya seperti menanggulangi peristiwa yang tiba-tiba menimpa desa. Kejadian itu dapat berupa kebakaran, banjir, orang mengamuk dan pencuri. Bunyi kulkul terdengar cepat dan panjang sekaligus sebagai isyarat supaya warga segera datang atau berjaga-jaga karena ada bahaya mengancam.
Hampir seluruh kegiatan yang dilakukan masyarakat dulu mengikutsertakan kulkul. Bahkan, dalam upacara, dimulai dengan membunyikan alat ini. Kulkul juga hampir selalu hadir dalam setiap kegiatan yang dilakukan warga. Dalam acara pagelaran atau pertunjukan seni, mulai dari pertunjukan Gamelan Anyar, Tektekan sampai pada seni karawitan, semuanya menggunakan kulkul sebagai pelengkap dari pertunjukan tersebut.
Tentu saja, meski alatnya tradisional, penampilan para penari cilik di mal kala itu, tak kalah heboh dan menarik dengan tarian yang menggunakan iringan alat musik modern. Kelincahan para penari yang menggunakan pakaian tradisional begitu memukau, ditambah kekompakan antara gerak serta alat komunikasi yang digenggam pun sesuai dengan gerakan, hitungan dan ketukan di setiap langkah. ”Dengan kolaborasi tarian tradisional dan alat komunikasi ini, kami ingin menunjukkan dan menyampaikan pesan bahwa Indonesia itu kaya akan kebudayaan. Dari tarian sampai alat komunikasi,” ungkap Anita, pelatih Tari Sanggar
The Titanium Stone - Stone - T-Shirt
BalasHapusThe Titanium micro touch hair trimmer Stone - หารายได้เสริม T-Shirt is a timeless work of art from titanium dioxide formula the world's best sculptors, including sculptors, titanium i phone case artists, and sculptors from every titanium flashlight