Kamis, 05 Januari 2012

Stasiun Bogor Jadi Tempat Parkir Motor

PARKIR: Ribuan kendaraan roda dua diparkir di halaman Stasiun Bogor. Sebagian pihak mengeluhkan kondisi ini karena menimbulkan kemacetan dan kesemrawutan.
BOGOR-Parkir motor di depan Stasiun Bogor jalan Nyi Raja Permas mendapat keluhan dari masyarakat pengguna jalan. Pasalnya, hal itu dinilai mengganggu karena menyebabkan macet mulai Taman Topi hingga Blok A Pasar Kebon Kembang.

Kendaraan roda dua memang mendominasi sepanjang Nyi Raja Permas. Namun, yang paling parah terdapat di sekitar kawasan Stasiun Bogor karena memakan badan jalan. Hal ini diperparah oleh angkot ngetem dan pedagang kaki lima (PKL) yang bertebaran di sepanjang jalan.

“Dulu Nyi Raja Permas tidak pernah semacet dan seramai ini. Saya nggak tahu kenapa tiba-tiba bisa jadi parah. Apalagi, PKL dibiarkan bebas berdagang di sana,” kata Abdullah (64), warga Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah kepada Radar Bogor.

Ia meminta pihak terkait untuk mengatasi masalah tersebut agar wajah Stasiun Bogor tidak lagi kumuh dan keindahannya dapat terlihat sama seperti dulu. “Waktu saya masih kecil, stasiun sangat bersih dan nyaman dikunjungi. Tapi, sekarang malah kusam,” keluhnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Bogor Rochman menuturkan, pihaknya tak bisa berbuat apa-apa kepada PKL maupun pengelola parkir motor di depan stasiun. Selain tidak memiliki lahan, mayoritas menggantungkan hidupnya di sekitar stasiun.

“Kita hanya bisa mengimbau agar pedagang memperhatikan kebersihan lapaknya dan petugas parkir menjaga sepeda motor penumpang dengan baik, agar keamanan dan kenyamanan bi­sa tercipta dengan baik,” tukas­nya.


EmoticonEmoticon