RESMI DIBUKA: Inilah pintu Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) yang diresmikan, kemarin.
DEPOK–Setelah menunggu selama enam tahun, Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) seksi I resmi dioperasikan, pukul 15:00, kemarin. Namun, pengelola belum menetapkan berapa tarif tol sepanjang 3,7 KM tersebut. Praktis, tol ini bebas dilalui tanpa dipungut biaya alias gratis selama satu minggu. Pengguna mobil dari arah Tol Jagorawi maupun Jalan Raya Bogor dapat memanfaatkan tol baru itu tanpa harus membayar tarif selama masa ujicoba. Pengelola akan melihat masa ujicoba ini sebelum dioperasikan secara komersial.
“Paling lama masa ujicoba ini berlangsung selama seminggu ke depan. Selama ujicoba tidak ada pungutan biaya bagi pengguna mobil,” ujar Direktur Utama Translingkar Kita Jaya, Bambang Harmanto, kemarin.
Jalan Tol Cinere-Jagorawi Seksi I memiliki panjang 3,7 kilometer mulai dari Simpang Susun Cimanggis (Tol Jagorawi) hingga Jalan Raya Bogor. Pengendara dari arah Jalan Raya Bogor dapat memasuki pintu tol ini dari pintu Cisalak I dan nantinya membayar di Cisalak II.
Sedangkan dari arah Jakarta, pengendara dapat memasuki pintu Cibubur dan membayar di Cisalak I.
Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail mengaku lega dengan diresmikannya tol Cijago Seksi I ini. Pasalnya dia merasakan betul berbelitnya proses pembebasan hingga pembangunan tol yang akan bersimpangan dengan Tol Depok-Antasari (Desari) ini.
“Semoga dengan pengoperasian jalan tol seksi I ini dapat memicu tekad investor dalam menyelesaikan pembangunan jalan tol Cijago. Karena masih ada beberapa seksi lagi yang belum kelar,” ujarnya kepada wartawan di sela-sela peresmian Tol Cijago, kemarin.
Nur-sapaannya- menjelaskan, Tol Cijago masih merupakan bagian dalam pembangunan jaringan jalan tol lingkar luar Jakarta, yakni Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR II).
Meski sudah beroperasi, tapi Nur-sapaannya- merasa khawatir dengan potensi kemacetan yang akan lahir di bibir pintu tol Cijago, tepatnya di simpangan Jalan Raya Bogor-Juanda.
“Saya berharap pihak pengembang membuatkan jalan layang (fly over) supaya tidak menimbulkan penumpukan atau kemacetan di jalur lalu lintas, baik itu arah Jakarta-Bogor maupun sebaliknya,” ucapnya.
Ia meminta agar hal tersebut dievaluasi kembali jangan sampai warga Depok menjadi korban kemacetan lagi.
Dalam masterplannya, jalan tol Cijago akan membentang sepanjang 14,7 KM mulai dari Cimanggis hingga Cinere. Sedangkan aplikasi pembangunannya dilakukan bertahap dengan tiga seksi.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak mengatakan, Tol Cijago Seksi I diharapkan bisa memberikan dampak bagus untuk pembangunan Kota Depok. “Semoga jalan tol ini bisa membuat harapan bagus untuk perkembangan kota ini,” jelasnya.
Hermanto-sapaannya- menjelaskan, jalan tol Cijago termasuk bagian jalan tol JORR II yang terdiri dari enam bagian. Bagian pertama Cengkareng ke Batu Ceper, kemudian Serpong, lalu Cinere nyambung ke Jagorawi dan Cibitung. Lingkar yang pertama ke semanggi, Pluit dan Priok.
“Kalau tol ini termasuk dalam JORR dua yang akan dibangun pemerintah,” tandasnya.
EmoticonEmoticon