Senin, 27 Februari 2012

Cara Markis Kido Mengenang Prestasi Simpan Raket Juara Olimpiade dan AG

Setiap kesuksesan tentu ingin selalu dikenang. Hal itu pula yang dilakukan pemain bulutangkis ganda putra Markis Kido. Karena itu, piala setiap keberhasilan yang pernah diraihnya masih disimpan sampai saat ini.
-----

Peraih medali Emas Olimpiade Beijing 2008 itu menyimpan dengan rapi deretan piala yang pernah didapatnya. Mulai dari piala pertamanya pada 1992 silam. “Piala pertama saya bukan dari bulutangkis. Tapi dari sepatu roda, itu sudah lama, sekitar tahun 1992, saat masih SD,” katanya.

Setelah lomba itu, dibantu sang mama, Kido berhasil mengamankan aset yang menjadi penanda keberhasilan prestasinya. Bahkan, keluarganya sampai menyediakan ruangan khusus untuk menyimpan berbagai simbol pengakuan terhadap prestasinya.

Selama menjadi pemain bulu tangkis, Kido mengaku hanya dua kali menyimpan raket yang dipergunakannya saat tampil di partai final. Dua raket tersebut adalah saat dirinya sukses menjadi juara Olimpiade 2008 dan juara Asian Games (AG) 2010.

“Yang saya simpan dua raket tersebut, karena didapat saat keraguan menghinggapi tim bulu tangkis Indonesia. Itu pencapaian tertinggi kami,” terang pasangan Hendra Setiawan tersebut.

Menurutnya, cara tersebut sengaja dilakukan bukan hanya untuk merapikan memori keberhasilan. Tapi, juga untuk menunjukkan kepada adik-adiknya yang kebetulan juga atlet agar terlecut untuk bisa meniru prestasi yang telah ditorehkan oleh kakaknya.

Menurut Kido, saat ini dirinya masih ingin melengkapi koleksi memorabilianya dengan tambahan dua piala lagi. “Masih ada dua lagi yang masih ingin saya tambahkan di ruang koleksi di rumah. Salah satunya adalah All England,” tegasnya.


EmoticonEmoticon