Jumat, 06 Januari 2012

Gunakan Pendekatan Personal, Pegang Komitmen Pasien






Menghadapi para pengguna narkoba bahkan penderita HIV atau AIDS bukan hal yang tanpa pertimbangan. Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan pendekatan personal dan menjaga privasi para pasien.

Pemandangan yang satu ini memang tak pernah luput dari suasana di One Shop Service HIV-AIDS di Puskesmas Bogor Timur. Ada dua orang pasien bersaudara yang terlihat semangat mendatangi ruang konsultasi untuk terapi.

Namun, ada hal unik sebelum terapi metadon dilakukan. Kakak beradik ini bercerita dengan gamblang dan polos kapan terakhir kali mereka menggunakan narkoba.

Setelah curhat, mereka langsung diberi petunjuk untuk melakukan proses berikutnya yakni pemeriksaan laboratorium.

Ya, rupanya prinsip kekeluargaan serta keterbukaan menjadi salah satu strategi yang dilakukan One Shop Service HIV-AIDS Puskesmas Bogor Timur agar terapi berjalan baik.

Itu hanya sebagian kecil. Banyak lagi cerita dari pasien tentang bagaimana kondisi mereka setelah menggunakan,” ungkap Siti Nur Faizah, Koordinator program One Shop Service HIV-AIDS di Puskesmas Bogor Timur.

Perempuan yang akrab disapa Nunung ini, bahkan tak pernah lelah mendengarkan keluhan para pasien. Bukan hanya pasien narkoba. Tapi pasien HIV-AIDS juga.

Beberapa program penanganan HIV-AIDS juga dilakukan di klinik ini. Seperti pemeriksaan VCT, PMTCS dan IMS.

Nah, untuk yang IMS atau infeksi menular seksual, yang terpenting perlu diingat adalah privasi atau kerahasiaan pasien yang harus dijaga. Karena hal itu sangat sensitif.

Terlebih, tingkat penularan HIV-AIDS cenderung lebih banyak disebabkan IMS. Semua program penanganan HIV-AIDS yang kami lakukan di sini untuk meminimalisir penyebaran penularan,” tuturnya.

Selain didatangi para pasien, upaya preventif juga dilakukan tim One Shop Service HIV-AIDS di Puskesmas Bogor Timur. Di antaranya dengan mendatangi komunitas high risk seperti gay dan waria.

”Mengedukasi serta pendekatan personal ini bukan hal mudah karena menjadi langkah awal agar pemeriksaan. Karena pemeriksaan menjadi cikal bakal keberhasilan terapi HIV-AIDS,” tandasnya.


EmoticonEmoticon