Jumat, 06 Januari 2012

Surat Izin Sakit Diperketat

CARINGIN-Puskesmas Caringin menyesalkan tindakan sejumlah oknum yang meman­faatkan surat izin keterangan sakit, sebagai alasan untuk lepas dari tanggung jawab pekerjaan.

“Banyak yang datang hanya minta surat izin sakit saja, tanpa mau diperiksa. Biasanya digunakan untuk membolos,” keluh Kepala Puskesmas Caringin, Ulfa M Palar kepada Radar Bogor, kemarin.

Ia menegaskan, akan mem­perketat pemberian surat yakni hanya untuk pasien yang benar-benar membutuhkan istirahat dan telah diperiksa kondisi tubuh­nya oleh petugas. Terlebih, sesuai prosedur yang telah ditetapkan, surat izin sakit harus berdasar diagnosa dokter.

Tak jarang, kata dia, mereka berani menawarkan sejumlah uang untuk sekadar mendapatkan surat izin tersebut. Mulai dari oknum pegawai negeri sipil (PNS), hingga pegawai swasta di sejumlah pab­rik.

Ulfa mengaku enggan pus­kesmas di bawah pengelo­laannya, dijadikan tempat jual beli surat izin keterangan sakit. “Kami juga akan memperke­tat pengawasan agar tak ada tindakan curang di puskesmas ini,” tegasnya.

Ia mengimbau, masyarakat agar menjaga kondisi badan dan mem­­per­hatikan kebersihan lingku­ngan, seperti tak membuang sampah di sungai yang akan menjadi biang penyakit.

“Jaga kebersihan dan jangan lupa mencuci tangan. Meski terkesan ringan, namun dapat membawa banyak bibit penyakit yang bisa masuk ke dalam tubuh,” tandasnya.


EmoticonEmoticon