Rabu, 07 Maret 2012

Penambalan Jalan Asal-asalan

Penambalan Jalan Asal-asalan

PEMBANGUNAN: Para pekerja sedang menambal Jalan raya Leuwisadeng-Jasinga yang telah rusak, kemarin.
PARUNGPANJANG–Warga kembali mempertanyakan janji perusahaan tambang dan transporter Kecamatan Cigudeg serta Parungpanjang, yang akan melakukan pemeliharaan jalan Parungpanjang-Lebakwangi.

“Perawatan baru sebatas penambalan, padahal janjinya mau dihotmik,” ujar Cepi Lungguh (35), warga Desa Lumpang, Kecamatan Parungpanjang.

Menurut dia, perawatan jalanterkesan tak melalui manajemen yang baik, tumpukan batu yang dikirim perusahaan disebar ke lubang dengan alat manual. Sehingga pekerjaan menjadi lambat dan kemacetan tak dapat dihindari.

Koordinator perusahaan tambang untuk pemeliharaan jalan, Sukimin mengakui, pemeliharaan jalan belum berjalan sesuai harapan. “Hari ini, kita baru akan menggelar pertemuan antarperusahaan kuari untuk membahas masalah itu (perawatan jalan, red),” ujarnya kepada Radar Bogor.

Sejauh ini, pihak perusahaan tambang hanya menjanjikan mengirim material batu untuk pengurukan jalan.

Sementara pengangkutan, diharapkan ada bantuan dari pengusaha transporter yang juga memanfaatkan jalan tersebut.

“Sudah empat hari ini saya sediakan material, belum ada konsumen (transporter, red) yang ambil,” katanya.

General Manager PT Sudamanik itu, berharap antara perusahaan tambang di Kecamatan Cigudeg dan Parungpanjang serta pengusahaangkutan bisa menyatu.

Namun nampaknya, koordinasi lin tas perusahaan ini tak berjalan baik. “Saya tak mungkin koordina sikan perusahaan yang di Parung panjang.

Paling tidak yang di Ci gudeg ada 14 perushaan yang hari ini akan berkoordinasi,” katanya.

Sementara itu, Pengamat UPT Jalan dan Jembatan wilayah Jasinga, Idris mengatakan, sesuai kesepakatan rapat sebelumnya bahwa bantuan swadaya pemeliharaan jalan secara teknis diperlukan keterlibatan Binamarga, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan perusahaan. “Mereka bertanya bagaimana pemeliharaan jalan yang baik, sudah saya sampaikan detailnya,” ujarnya.

Menurut dia, pemeliharaan untuk sejumlah lubang jalan yang diameter dan kedalamannya cukup besar, diperlukan makadam jumbo di bagian dasar.

Setelah itu, dipadatkan beskos yang sudah diaduk dengan semen dan pada bagian atas baru ditutup dengan hotmik. “Sampai sekarang, belum ada tindak lanjut,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, dari hasil survei di lapangan, terdata lebih dari 2 ribumeter persegi di jalan sepanjang 27 kilometer itu rusak parah hingga menimbulkan kubangan.

Menurut dia, penyebab utama kerusakan adalah beban tonase kendaraan yang overload. “Kami sudah sampaikan teknis pemeliharaannya, untuk swadaya perusahaan. Jika kami dilibatkan, kami siap membantu,” tegasnya.

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kembali melanjutkan perbaikan Jalan Leuwisadeng-Jasinga tepatnya di RT 05/02, Desa Kalong II, Kecamatan Leuwisadeng yang sempat tertunda.

Pengawas Harian, Agus Purwanto mengatakan, perbaikan kali ini akan berbeda dibandingkan sebelumnya yakni lubang ditambalbatu besar sebagai dasar lapisan.

Setelah itu, akan dicampur dengan batu makadam yang le bih kecil. “Untuk proses akhir akan disiram beskos dengan uku ran waktu yang lebih kecil lagi. Diharapkan jalan akan lebih kuat,” ujarnya.

Ia mengakui, perbaikan jalan sempat tertunda karena harus melakukan tutup lubang (TL) di jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor. “Saya dipanggil ke sana untuk pengaspalan,” katanya.

Untuk Jalan Leuwisadeng-Jasinga, ia mengaku agak kesulitan karena jalur kendaraan sangat sempit. Sedangkan lubang yang harus diperbaiki sangat besar.

Menurut dia, lebih dari setengah bagian jalan harus diperbaiki sehingga mengatur kendaraan untuk melintas sangat sulit.

“Lebar jalan hanya 6 meter, tetapi lebar lubang jalan lebih dari 3 meter,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga RT 05/02, Kampung Kalongjalan, Desa Kalong II, Endang Markusar (64) berharap, selain perbaikan jalan dilakukan juga pembuatan drainase. Karena, setiap turun hujan, rumah warga selalu kebanjiran.
Tembok Jembatan Cijere Ambrol

Tembok Jembatan Cijere Ambrol

BAHAYA: Tembok penahan Jembatan Cijere yang ambruk karena terkikis air sungai, membuat warga dan pengemudi kendaraan bermotor harus ekstrahati-hati saat melintasi jembatan.
CITEUREUP–Tembok setinggi 10 meter yang digunakan sebagai pelindung jembatan Sungai Cijere di Desa Hambalang, ambrol karena terkikis arus yang sering meluap.

Tak hanya itu, longsoran dapat mengancam keselamatan warga dan akses yang menghubungkan antara RT 19/6, Kampung Tapos dengan Kampung Tajur, dikhawatirkan terputus.

Tokoh Desa Hambalang, Toufik mengungkapkan, ambrolnya tembok yang difungsikan untuk menahan dan melindungi fondasi jembatan sudah terjadi satu bulan.

“Awalnya, hanya retakan dan sebagian kecil saja yang ambrol. Namun karena terkikis oleh derasnya air sungai membuat dinding beton jatuh ke sungai,” terangnya.

Ia berharap, pemkab segera memperbaiki kerusakan. “Ini seharusnya menjadi perhatian kusus dari Dinas Binamarga dan Pengairan (DBMP) agar secepatnya diperbaiki,” katanya.

Ia menambahkan, sering melaporkan kejadian tersebut pada pemkab namun belum ada tanggapan. Hal senada diungkapkan, Rendi (23) pemuda asal Kampung Tajur.

Menurut dia, banyak masyarakat khawatir jembatan ambruk karena tak kuat menahan beban. “Jika ada kendaraan roda empat melintas, getarannya sangat terasa,” ucapnya.
Hakim Miskinkan Pejabat Kementerian ESDM

Hakim Miskinkan Pejabat Kementerian ESDM

VONIS RIDWAN SANJAYA: Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Solar Home System (SHS) di Kementerian ESDM pada 2009 Ridwan Sanjaya, saat sidang pembacaan vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Selasa (6/3).
JAKARTA-Pengadilan Tipikor kemarin memvonis bersalah pejabat pembuat komitmen (P2K) Ditjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) M. Ridwan Sanjaya. Selain menghukum enam tahun plus denda Rp250 juta subsider tiga bulan penjara, majelis merampas aset kekayaan Ridwan senilai Rp13,1 miliar sebagai pengganti kerugian negara.

“Terdakwa M Ridwan Sanjaya terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah secara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi pengadaan dan pemasangan Solar Home System (SHS) atau Sistem Tenaga Surya pada 2009,” kata Ketua Majelis Hukum, Gusrizal saat membacakan putusannya kemarin.

Menurut majelis, Ridwan terbukti bersalah melanggar Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 UU Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Dalam penjelasannya, majelis menerangkan perbuatan Ridwan selaku P2K telah terbukti mengarahkan pemenangan 28 perusahaan sebagai rekanan pelaksanaan proyek SHS. Kata Gusrizal, penunjukan puluhan perusahaan tersebut tidak sesuai kualifikasi dan bertentangan dengan Keppres Nomor 80 Tahun 2003 tentang pedoman dan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Sebenarnya tidak hanya Ridwan yang telah melakukan penunjukan langsung proyek tersebut. Tapi, majelis menyebut bahwa Ridwan terbukti melakukan hal itu bersama-sama dengan Jacobus Purwono semasa menjabat sebagai dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Kementerian ESDM.

Jacobus sebenarnya sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, namun hingga saat ini dia belum juga ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Atas pemenangan perusahaan itu terdakwa telah merugikan keuangan negara senilai Rp131,2 miliar dan menguntungkan perusahaanperusahaan tersebut. Sebagai jasanya, (terdakwa) menerima uang Rp14,6 miliar,” ujar Gusrizal.

Karena itulah, hakim memerintahkan untuk merampas Rp13,1 miliar milik Ridwan. Apabila Ridwan tidak bisa mengganti uang tersebut, maka aset miliknya akan disita dan dilelang. Namun, bila tetap tidak mencukupi Ridwan harus ditahan selama setahun.

Berdasar fakta persidangan, sekitar April 2009, Ridwan mengadakan rapat bersama panitia pengadaan untuk menyusun harga perkiraan sendiri (HPS). Nah, atas saran terdakwa, panitia pengadaan menyusun HPS dari pengajuan harga terendah yang dilakukan PT Land Industry sebesar Rp5,5 juta per unit tanpa melakukan pengecekan harga ke lapangan dan tanpa menguji produk yang akan dilelang.
BBM bakal2 Kali Naik Subsidi Rp137 Triliun

BBM bakal2 Kali Naik Subsidi Rp137 Triliun

JAKARTA - Usulan kenaikan harga bensin dan solar sebesar Rp1.500 menjadi Rp6.000 tiap liter pada 1 April, bisa jadi bukan yang terakhir di tahun ini. Pemerintah mengusulkan klausul yang memberi wewenang menaikkan harga BBM tanpa kembali meminta persetujuan parlemen.

Usulan itu termuat dalam RUU APBN Perubahan 2012 di Pasal 7 ayat 6. Klausul itu menyebutkan jika terjadi kenaikan harga minyak mentah Indonesia (ICP) hingga lima persen dari asumsi di APBNP, pemerintah bisa kembali menaikkan harga. Dalam RAPBNP 2012, harga ICP diasumsikan USD 105 per barel. Proyeksi itu lebih tinggi dari asumsi APBN-nya sebesar USD 90 per barel.

Menkeu Agus Martowardojo mengatakan, harga minyak mentah dunia saat ini sudah jauh lebih tinggi dibandingkan ketika Indonesia menghadapi terpaan krisis keuangan dunia pada 2008 lalu. Kala itu, rata-rata harga minyak mentah belum menyentuh USD 100 per barel.

“Kalau perkembangan di Timur Tengah situasinya memburuk, bisa terjadi kenaikan lagi. Kalau nanti ada kenaikan (harga minyak mentah) lagi, ya terpaksa kita harus menyesuaikan harga BBM. Ini kondisi yang kita sikapi di dalam APBNP ini,” kata Menkeu di Jakarta, kemarin. Dalam dua bulan terakhir, rata-rata harga ICP mencapai USD 119 per barel.

Saat ini saja, meskipun harga premium dan solar akan dinaikkan, beban subsidi yang ditanggung pemerintah masih cukup tinggi. Dalam salinan Nota Keuangan RAPBN Perubahan 2012 yang diterima Jawa Pos (Radar Bogor Group) menunjukkan subsidi BBM diproyeksikan meningkat menjadi Rp137,37 triliun. Angka itu lebih tinggi dari APBN-nya sebesar Rp123,59 triliun. Subsidi BBM dianggarkan dengan asumsi kuota BBM bersubsidi setahun hingga 40 miliar liter.

Sedangkan subsidi listrik melonjak tajam dari Rp44,96 triliun menjadi Rp93,05 triliun. Lonjakan itu terutama karena skema kenaikan tarif tenaga listrik yang dilakukan masih lebih ringan. Yakni, dilakukan secara bertahap sebesar tiga persen mulai Mei. Secara total, tarif listrik akan mencapai maksimal sepuluh persen. Dengan demikian total subsidi energi yang masih ditanggung APBN mencapai Rp230,43 triliun.

Hari ini (7/3), pemerintah dan Badan Anggaran DPR akan mulai membahas postur APBNP 2012. Pemerintah dan parlemen dipastikan akan mengebut pembahasan karena harus kelar sebelum rencana kenaikan harga BBM 1 April mendatang.

Menkeu menambahkan, pemerintah juga masih ingin mendiskusikan opsi subsidi konstan dengan DPR. Melalui pilihan itu, subsidi dipatok Rp2.000 tiap liter. Sehingga harga BBM bersubsidi akan langsung menyesuaikan dengan fluktuasi harga pasar. “Sebetulnya yang ideal BBM bersubsidi itu ditentukan plafonnya, dan juga ditentukan subsidi per liternya. Sehingga kita ingin mendiskusikan,” kata Agus.

Nota Keuangan RAPBNP 2012 menyebutkan harga minyak mentah akan sangat bergantung pada tekanan geopolitik di Selat Hormuz sejak awal tahun ini. Kawasan itu merupakan lalulintas utama distribusi minyak dunia yang mencapai sekitar 17 persen dari pasokan ke pasar global. Pada Februari tahun ini, Iran telah menghentikan ekspor minyak ke Prancis dan Inggris, sebagai reaksi atas penjatuhan sanksi embargo minyak Iran yang akan diberlakukan Juli 2012.

Badan Energi Amerika (EIA) mencatat rata-rata realisasi total konsumsi minyak dunia pada akhir Desember 2011 mencapai 87,9 juta barel per hari. Itu adalah rata-rata konsumsi tertinggi sejak krisis 2008. Sejalan dengan peningkatan konsumsi, EIA memprediksi harga minyak mentah WTI (West Texas Intermediate) akan berada pada level USD 104,4 per barel atau naik 5,5 persen dari rata-rata di 2011. Harga minyak mentah Indonesia selama ini banyak mengikuti tren WTI.

Menkeu mengatakan, pemerintah juga telah menyiapkan anggaran untuk kompensasi kenaikan harga BBM. Kompensasi ini terutama ditujukan untuk masyarakat yang paling rentan diterpa dampak kenaikan harga. Kompensasi pertama adalah Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), dengan anggaran Rp25,6 triliun. Anggaran program yang dulu lebih dikenal dengan sebutan BLT itu akan dikucurkan untuk 18,5 juta rumah tangga. Besaran dana yang dikucurkan adalah Rp150 ribu per bulan selama sembilan bulan di tiap rumah tangga sasaran.

Kompensasi lainnya adalah subsidi angkutan umum. Skema subsidi angkutan umum berupa penambahan dana PSO (tugas layanan publik) untuk angkutan umum kelas ekonomi, penumpang dan barang, serta kompensasi terhadap kenaikan biaya tidak langsung angkutan umum perkotaan. Program ini akan berlangsung selama sembilan bulan dengan anggaran Rp5,0 triliun.

Ketua Komisi Keuangan dan DPR, Emir Moeis mengatakan, kesalahan paling utama dari pemerintah adalah ketika harga BBM diturunkan di akhir 2008 dan awal 2009 lalu. Pada 24 Mei 2008 hingga 30 November 2008, harga bensin memang sempat dinaikkan hingga Rp6.000 per liter. Namun harga premium akhirnya diturunkan bertahap hingga pada 15 Januari 2009, atau dua bulan menjelang Pemilu legislatif menjadi Rp4.500 per liter.

Emir menilai kebijakan harga BBM lebih banyak mempertimbangkan faktor politis. “Ini naiknaikin apa bukan buat diturunin lagi apa? Jangan-jangan ini buat persiapan 2014,” kata legislator Fraksi PDI Perjuangan itu.
Chairunnisa Amarta Kembangkan Hipnosis untuk Perawatan Gigi dan Mulut Cabut Gigi tak Sakit meski Tanpa Bius

Chairunnisa Amarta Kembangkan Hipnosis untuk Perawatan Gigi dan Mulut Cabut Gigi tak Sakit meski Tanpa Bius

RAWAT GIGI: Drg Chairunnisa Amarta menangani salah satu pasiennya dengan metode hypnodontia di tempat praktiknya, Jalan Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan.
Mengunjungi klinik gigi bisa sangat menakutkan bagi sebagian orang. Rasa sakit yang tertinggal setelah gigi dicabut atau suara bor gigi bisa sangat mengintimidasi. Metode hypnodontia yang dikembangkan drg Chairunnisa Amarta bisa menjadi solusi masalah tersebut.
KLINIK tempat drg Chairunnisa Amarta SpBM MNLP berpraktik di Jalan Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan, sungguh tak tampak seperti sebuah instalasi perawatan kesehatan. Harum aromaterapi tercium saat melangkah ke dalam lobi. Interiornya juga terlihat ceria dengan paduan warna pink dan putih di sekujur temboknya.

Bangku-bangku panjang tempat pasien menunggu giliran diperiksa yang jamak ditemui di sejumlah fasilitas kesehatan, seperti klinik, puskesmas, atau rumah sakit, tidak ditemui di sini. Gantinya adalah sofa berwarna merah muda yang empuk.

Menurut perempuan yang biasa disapa Irun itu, perubahan kesan tersebut adalah upaya dini untuk menghalau fobia si pasien. “Baru beberapa minggu direnovasi seperti ini. Banyak pasien yang suka dengan suasana baru ini. Malah ada yang bilang mirip room karaoke, tetapi tanpa cewek yang bisa dipangku,” ujar perempuan kelahiran Takengon, Aceh Tengah, 20 April 1970, itu lantas terbahak.

Perempuan yang juga mengajar di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti (FKG Usakti) Jakarta tersebut mengakui, bagi sebagian orang, datang ke dokter gigi adalah teror tersendiri terhadap batinnya. Sebelum giginya dicabut, dia merasa terintimidasi dengan suasana fasilitas kesehatan gigi yang biasanya berkesan dingin.

Nah, selain merombak konsep klinik gigi yang dianggap horor itu, Irun mengembangkan sebuah metode perawatan gigi tanpa rasa sakit, yang disebutnya sebagai hypnodontia atau teknik hipnosis dalam perawatan gigi dan mulut. Dia menjelaskan, gelombang otak yang dipancarkan pasien yang sedang dihipnosis berada antara gelombang alfa dan theta.

Pada kondisi itu, orang akan merasa seperti awal meditasi hingga meditasi mendalam. Saat tersadar dari hipnosis, otaknya memancarkan gelombang beta, yakni dalam kondisi sadar dan waspada. Ketika dihipnosis, pasien sadar, tetapi hanya dibuat tidak merasakan sakit sama sekali saat giginya ditangani. Bukan seperti di beberapa acara televisi, orang yang dihipnosis dibuat tertidur dan ngoceh tidak keruan.

Salah seorang yang memberikan kesaksian adalah Dani Kurniasari, staf di kliniknya. “Gigi saya dicabut dan gusinya dikuret karena ada tumor di bawahnya. Anehnya, saya tidak merasa sakit sama sekali selama proses. Setelahnya juga tidak sakit meski dilakukan tanpa bius,” ungkapnya.

Irun kali pertama belajar hipnosis pada 2003. Saat itu dia masih belajar hipnosis secara umum. Motivasinya, membuat pasien yang datang kepadanya tidak merasa sakit, malah nyaman saat menjalani perawatan gigi. Saat itu dia belajar di Indonesian Board of Hypnosis. Kemudian, pada kurun waktu 2003-2005 dia lebih banyak belajar secara mandiri melalui buku maupun browsing di internet.

Awalnya, dia tidak percaya. Namun, setelah mempraktikkan ilmu kepada pembantunya, dia baru percaya sugesti itu bisa menjadi nyata bagi orang yang menerimanya. Kala itu dia memberikan sugesti, pembantunya seolah sedang dikejar-kejar sesosok makhluk menyeramkan dan dia berlari seperti Bionic Woman.

“Saya sampai tertawa sendiri melihat pembantu saya waktu itu berlari di tempat dengan gaya slow motion khas Bionic Woman,” kenangnya.

Setelah itu, dia kian bersemangat untuk memperdalam ilmunya dengan berkelana ke berbagai negara. Dia mendalami neurolinguistic programming (NLP) di Australia, Inggris, dan Amerika Serikat. Dia berhasil mendapatkan master di bidang itu dari Society of NLP. Baru kemudian, dia lebih spesifik belajar medical and dental hypnotherapy. Bahkan, dia pernah belajar langsung kepada George Bien, seorang praktisi hipnoterapi internasional.

Kali pertama, Irun menangani masalah gigi mahasiswanya di Trisakti pada 2005. Saat itu dia melakukan operasi pada seorang mahasiswa yang gigi belakangnya terbenam dengan metode hypnodontia. Irun menuturkan, saat dibuka dan dicongkel, anak didiknya tersebut tidak merasakan sakit. Padahal, ketika itu tidak menggunakan anestesi. Ditambah lagi, saat itu Irun belum merasa percaya diri.

Saat menangani pasien dengan metode tersebut, dia selalu mengawali dengan membuka pembicaraan yang membuat pasien merasa nyaman. Menarik napas dan mengembuskannya perlahan sampai masuk dalam relaksasi yang sangat nyaman. Setelah itu, baru dia melakukan tindakan.

Rupanya, kabar Irun mengoperasi dengan metode hypnodontia tersebar dengan cepat. Dia pun mulai mendapatkan undangan untuk tampil pada serangkaian seminar yang diadakan organisasi profesi kedokteran, seperti PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) dan IDI (Ikatan Dokter Indonesia).

Saat memberikan materi hypnodontia itu, dia selalu showoff di depan kolega-koleganya sesama dokter. Alasannya, tanpa melakukan itu, mereka tidak akan percaya. Dia juga aktif memberikan pelatihan kepada dokter gigi-dokter gigi lain. Tujuannya, metode itu semakin memasyarakat sehingga mampu mengubah mindset masyarakat tentang dokter gigi.

“Alumni pelatihan saya 635 orang. Tetapi, tidak sampai empat persen yang berpraktik dengan metode yang sudah saya ajarkan kepada mereka,” ucap spesialis bedah mulut itu.

Dia mengakui, memang tidak mudah membuat hypnodontia menjadi sebuah metode lazim penanganan masalah gigi dan mulut. Selain karena secara umum masyarakat belum sadar tentang pentingnya memeriksakan gigi secara reguler, banyak stigma negatif yang melekat pada hipnosis itu sendiri.

Irun menjelaskan, ada yang menganggap hipnosis sama dengan gendam atau mengandung ilmu hitam. Ada pula yang ogah datang karena takut rahasianya dibongkar ketika tidak sadar. Nah, untuk memberikan pengertian kepada masyarakat tentang hypnodontia maupun hipnosis secara umum, dia juga memberikan pelatihan kepada orang-orang umum di luar profesi dokter gigi.

Cara lain yang ditempuh istri Amarta Imron itu adalah menulis buku tentang hypnodontia. Buku yang sekaligus menandai debutnya sebagai seorang penulis tersebut diberi judul Hypnodontia Wawasan Baru Perawatan Gigi. Buku itu dirilis pada 9 Februari lalu.

Menulis buku sebenarnya adalah keinginan yang lama mengendap dan baru diwujudkannya pada akhir tahun lalu. Buku yang ditulis selama tiga bulan itu tuntas pada pengujung 2010. Tetapi, alih-alih memberikan tutorial tentang hypnodontia, dalam buku tersebut, ibu dua anak itu justru lebih banyak membagikan pengalamannya tentang menangani pasien dan memberikan banyak tip perawatan kesehatan gigi dan mulut.

Misalnya, saat dia merawat model papan atas Arzeti Bilbina yang merasa ketakutan saat mendengar suara bor. Menurut dokter gigi yang tengah menempuh pendidikan doktoral di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKI UI) tersebut, bukunya mendapat tanggapan bagus.

“Cetak pertama 6.000 eksemplar, sekarang sudah mau cetak ulang. Saat ini saya juga sedang mempersiapkan buku kedua dan ketiga yang masih seputar kedokteran gigi dan hipnosis,” bebernya.

Senin, 05 Maret 2012

Gadis Sukaraja Tewas Dilindas Truk

Gadis Sukaraja Tewas Dilindas Truk

TERGULING: Warga menyaksikan truk yang terguling di Cimahpar tadi malam. Truk maut itu menewaskan seorang pengendara dan menghantam rumah warga.
BOGOR–Truk pengangkut pasir terguling di Jalan Tumenggung Wiradireja, Kampung Cimahpar, RT 01/08, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, sekitar pukul 19:19 tadi malam. Kecelakaan itu menewaskan seorang gadis bernama Rohimah (24), warga Cijulangwetan, RT 05/05, Desa Cadasngampar, Kecamatan Sukaraja.

Kecelakaan maut itu berawal ketika truk dengan nopol F 8826 N bermuatan pasir melintasi Jalan Tumenggung Wiradireja dari arah Tanahbaru menuju Cimahpar. Ketika melintasi tanjakan, truk yang kelebihan muatan itu tak bisa mendaki dan mendadak mundur. Sopir truk, Pepen Ruspandi (35) berusaha mengerem lalu banting setir ke arah kanan. Nahas, truk maut itu malah menabrak motor Mio warna hijau bernopol F 2453 NQ yang dikendarai Rohimah. Tak hanya itu, truk tersebut tergelincir dan menimpa rumah warga. Sementara, Rohimah yang tergencet truk hingga tewas di tempat kejadian.

Seorang saksi mata, Kasid (27) mengatakan, saat truk mundur, ada tiga unit motor di belakang. Dua motor yang mengarah ke Cimahpar lolos, namun motor yang dikendarai Rohimah tak bisa menghindar, sehingga terseret lalu tergenjet truk.

Penjual minuman itu mengatakan, warga dan aparat kepolisian berusaha menolong korban yang tergencet, tapi nyawanya tak terselamatkan. Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit PMI Bogor.

“Korban baru pulang nganterin temannya dari Warungjambu dan sedang mengarah pulang ke rumahnya,” ujar Kasid.

Sementara itu, Raden Atik Andreani (22), keluarga pemilik rumah yang diterjang truk mengatakan, keluarganya yakni Nunung Sukaesih (38), Dea Febriana (14) dan Davira Zahra (7) sedang menonton televisi di ruang tamu saat kejadian. Sedangkan dirinya berada di rumah sebelah dan mendengar suara seperti jembatan rubuh.

Setelah dilihat ternyata sebuah truk menimpa rumahnya. Sontak saja ia berteriak dan mengecek tempat tinggalnya. Beruntung, ketiga saudaranya telah keluar melalui jendela rumah. Ia mengaku sempat melihat truk tidak kuat menanjak, sehingga sang sopir menyuruh kenek mengganjal ban. Namun, sang kenek terlambat dan truk sudah terlanjur mundur.

“Setelah kejadian saya langsung lari menangkap sopir truk dan membawanya ke kantor Kelurahan Cimahpar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kanit Laka Polres Bogor Kota, Ipda Subandi mengatakan, sopir truk, Pepen Ruspandi (35), warga Ciwidey, Bandung, telah diamankan di Polres Bogor Kota. “Kita sudah amankan sopirnya untuk dimintai keterangan,” terangnya.

Hingga pukul 23:55 tadi malam, truk masih dievakuasi jajaran Polresta Bogor Kota karena diduga masih ada satu korban yang tertimpa truk.
Gadis Sukaraja Tewas Dilindas Truk

Gadis Sukaraja Tewas Dilindas Truk

TERGULING: Warga menyaksikan truk yang terguling di Cimahpar tadi malam. Truk maut itu menewaskan seorang pengendara dan menghantam rumah warga.
BOGOR–Truk pengangkut pasir terguling di Jalan Tumenggung Wiradireja, Kampung Cimahpar, RT 01/08, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, sekitar pukul 19:19 tadi malam. Kecelakaan itu menewaskan seorang gadis bernama Rohimah (24), warga Cijulangwetan, RT 05/05, Desa Cadasngampar, Kecamatan Sukaraja.

Kecelakaan maut itu berawal ketika truk dengan nopol F 8826 N bermuatan pasir melintasi Jalan Tumenggung Wiradireja dari arah Tanahbaru menuju Cimahpar. Ketika melintasi tanjakan, truk yang kelebihan muatan itu tak bisa mendaki dan mendadak mundur. Sopir truk, Pepen Ruspandi (35) berusaha mengerem lalu banting setir ke arah kanan. Nahas, truk maut itu malah menabrak motor Mio warna hijau bernopol F 2453 NQ yang dikendarai Rohimah. Tak hanya itu, truk tersebut tergelincir dan menimpa rumah warga. Sementara, Rohimah yang tergencet truk hingga tewas di tempat kejadian.

Seorang saksi mata, Kasid (27) mengatakan, saat truk mundur, ada tiga unit motor di belakang. Dua motor yang mengarah ke Cimahpar lolos, namun motor yang dikendarai Rohimah tak bisa menghindar, sehingga terseret lalu tergenjet truk.

Penjual minuman itu mengatakan, warga dan aparat kepolisian berusaha menolong korban yang tergencet, tapi nyawanya tak terselamatkan. Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit PMI Bogor.

“Korban baru pulang nganterin temannya dari Warungjambu dan sedang mengarah pulang ke rumahnya,” ujar Kasid.

Sementara itu, Raden Atik Andreani (22), keluarga pemilik rumah yang diterjang truk mengatakan, keluarganya yakni Nunung Sukaesih (38), Dea Febriana (14) dan Davira Zahra (7) sedang menonton televisi di ruang tamu saat kejadian. Sedangkan dirinya berada di rumah sebelah dan mendengar suara seperti jembatan rubuh.

Setelah dilihat ternyata sebuah truk menimpa rumahnya. Sontak saja ia berteriak dan mengecek tempat tinggalnya. Beruntung, ketiga saudaranya telah keluar melalui jendela rumah. Ia mengaku sempat melihat truk tidak kuat menanjak, sehingga sang sopir menyuruh kenek mengganjal ban. Namun, sang kenek terlambat dan truk sudah terlanjur mundur.

“Setelah kejadian saya langsung lari menangkap sopir truk dan membawanya ke kantor Kelurahan Cimahpar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kanit Laka Polres Bogor Kota, Ipda Subandi mengatakan, sopir truk, Pepen Ruspandi (35), warga Ciwidey, Bandung, telah diamankan di Polres Bogor Kota. “Kita sudah amankan sopirnya untuk dimintai keterangan,” terangnya.

Hingga pukul 23:55 tadi malam, truk masih dievakuasi jajaran Polresta Bogor Kota karena diduga masih ada satu korban yang tertimpa truk.